Trik Marketing FOMO: Agar Lebih Dilirik Millennial

Istilah FOMO atau Fear of Missing Out sebenarnya sudah dikenal jauh sebelum ramainya media sosial dan ponsel. FOMO adalah sebuah kondisi di mana seseorang mengalami ketakutan akan ketinggalan trend yang sedang terjadi. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk menyusun strategi FOMO, khususnya untuk para Millennial.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 60% Millennial memutuskan untuk membeli, menyewa, atau menggunakan suatu produk dikarenakan takut disebut ketinggalan jaman oleh lingkungan sekitar. Namun, untuk bisa menggunakan FOMO sebagai trik marketing yang mampu menarik Millennial, Anda perlu melakukan beberapa strategi agar trik marketing ini berjalan dengan optimal. Berikut beberapa strategi yang bisa dilakukan:

1. Ciptakan Urgensi

Cara ini merupakan cara yang paling umum digunakan, tetapi cara ini cukup efektif untuk membuat pelanggan membeli produk Anda. mulai dari menggunakan flash sale hingga kata-kata stok terbatas cukup efektif menggugah rasa FOMO pelanggan Anda. Tambahkan juga visualisasi sisa barang di website ataupun E-Commerce Anda untuk membuat pelanggan segera mengambil tindakan.

2. Tampilkan Produk Eksklusif

Menciptakan rasa eksklusif pada strategi marketing dapat membangkitkan rasa FOMO pelanggan. Buatlah pelanggan merasa bahwa mereka sudah tergabung dalam kelompok eksklusif dan timbulkan rasa iri pada pelanggan lainnya. Anda juga dapat membuat program loyalty untuk pelanggan setia. Tawarkan juga keuntungan yang diperoleh apabila bergabung dengan program tersebut.

3. Tampilkan Testimoni Pelanggan

Sebuah studi menunjukkan bahwa sebanyak 68% responden melakukan pembelian suatu produk karena terpengaruh oleh orang lain yang sudah terlebih dahulu membeli produk tersebut. Hal inilah yang membuat bisnis endorse dan paid promote begitu diminati terutama di sosial media. Selain menggunakan endorse dan paid promote, Anda juga bisa memasang testimoni dari pelanggan yang sudah menggunakan produk pada website atau E-Commerce.

4. Buatlah Rasa Kompetitif

FOMO adalah persaingan. Mereka yang terpengaruh dengan marketing FOMO biasanya memiliki kepribadian yang tidak mau kalah dengan orang lain. Anda dapat memanfaatkan hal ini dengan memasang jumlah orang yang sudah melakukan pembelian produk Anda di halaman website atau E-Commerce Anda. Selain membangun atmosfer kompetitif, Anda juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap brand Anda.

5. Berikan Bonus Pembelian Pertama

Strategi ini merupakan cara yang klasik namun sangat efektif. Gimmick pemberian promo untuk pembelian pertama kali, misalnya gratis ongkos kirim, hadiah tambahan, dan lainnya sangatlah sulit ditolak oleh para Millennial. Strategi ini bisa digunakan dengan memberikan kupon saat calon pelanggan membuat akun di website.

Strategi tersebut terbilang klasik, tetapi sangat efektif untuk digunakan saat ini. Sudah banyak pebisnis retail, restoran, hingga bisnis B2B yang menggunakan strategi FOMO agar tertarik pada produk Anda. Namun, menggunakan metode ini memerlukan riset yang cukup lama agar Anda bisa mengetahui seperti apa kepribadian pelanggan Anda sehingga strategi marketing Anda dapat berjalan maksimal.

Tips Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19 Bagi Bisnis